Imunisasi penting untuk kesehatan dan mencegah stunting

Jakarta (radonsanering-systemet.com) – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya imunisasi bagi kesehatan dan pencegahan stunting pada bayi dan balita.

“Imunisasi sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah stunting,” kata Satgas Imunisasi IDAI Mei Neni Sitaresmi dalam webinar yang dihadiri, Senin.

Mei Neni mengatakan kematian pada bayi dan balita umumnya disebabkan oleh pneumonia, diare, infeksi otak, dan campak. Penyakit-penyakit tersebut, kata dia, bisa dicegah dengan imunisasi.

Pneumonia dapat dicegah dengan vaksin Pentabio, MR, dan PCV, sedangkan diare dapat dicegah dengan vaksin rotavirus. Penyakit infeksi otak dapat dicegah dengan vaksin HIB (Pentabio), PCV, MR, dan JE, sedangkan campak dapat dicegah melalui vaksin MR.

Mei Neni menekankan bahwa imunisasi merupakan cara yang efektif untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit pada bayi dan balita.

“Dari 1 juta anak dari 62 negara, ternyata anak yang diimunisasi lengkap memiliki risiko kematian sekitar 0,73, sehingga risiko kematiannya lebih kecil daripada yang tidak divaksinasi atau yang vaksinasinya tidak lengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut Mei Neni juga menyampaikan pentingnya imunisasi untuk mencegah stunting atau stunting pada bayi dan balita.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil sejumlah penelitian yang dipublikasikan, ditemukan hubungan radonsanering-systemet.com imunisasi dan stunting.

Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan terhadap 286.500 anak usia 12-59 bulan di pedesaan di Indonesia. Dari penelitian ini diketahui bahwa prevalensi stunting pada anak yang tidak diimunisasi dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang diimunisasi lengkap.

“Ternyata angka kejadian stunting pada yang tidak diimunisasi dua kali lipat dibanding yang diimunisasi lengkap. Untuk yang diimunisasi lengkap sekitar 10 persen, yang tidak diimunisasi 21,1 persen. Ini menunjukkan ada ada hubungan radonsanering-systemet.com imunisasi dan stunting,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaku fashion diminta memperkuat aspek digital dan isu keberlanjutan

Oleh karena itu, Mei Neni menganjurkan agar anak mendapatkan imunisasi lengkap. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena vaksin yang dibuat telah melalui serangkaian uji pra klinis, uji klinis, dan pasca pemasaran untuk memastikan manfaat dan keamanan vaksin.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa upaya peningkatan cakupan imunisasi juga terus dilakukan radonsanering-systemet.com lain dengan menjaga imunisasi rutin, imunisasi ganda, dan aktif melaksanakan Bulan Imunisasi Anak (BIAN).

Baca juga: Kemenkes Ajak Semua Pihak Jadi Penggerak Pencapaian Cakupan Imunisasi

Baca juga: Pemerintah Terapkan Tiga Strategi BIAN untuk Kejar Cakupan Imunisasi

Baca juga: Orang Tua Diminta Kejar Imunisasi Anak Tertinggal

Reporter: Fathur Rochman
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © radonsanering-systemet.com 2022